by

Uang Masyarakat Desa Suka Maju Diduga di Entit

Bengkulu Selatan|Netizen62.net

Pengelolaan keuangan ADD dan DD desa suka maju tahun anggaran 2018 sampai dengan 2020, di curigai mar up, yang berpotensi merugikan masyarakat desa suka maju.

Desa Suka Maju, terletak di Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu.

Desa Suka Maju, di pimpin oleh SUPRIYANTO,S,IP Selaku Kepala Desa. Isa Ansari, Sekrtaris desa. Lohaniah,S.pd, Bendahara Desa.

Berdasarkan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Dana Desa (DD) dan alokasi dana Desa Desa (ADD) Suka Maju Tahun 2018, bahwa kepala desa suka maju kecamatan air nipis, mengelola keuangan desa sebesar satu milyar, Dua Ratus Delapan Puluh enam Juta, Tiga Ratus Sebilan Belas Ribu Rupiah.

Namun sangat di sayangkan uang masyarakat desa suka maju, yang mencapai satu milyar lebih ini di curigai sebagai lahan Korup, oleh oknum-oknum rakus yang tidak bertanggung jawab. Ungkap nofredi herawan pengurus lSM-PBH bengkulu selatan saat di temui awak media ini di sekretariat LSM-PBH di jalan gedang melintang kecamatan pasar manna bengkulu selatan, pada hari sabtu tanggal 27 maret 2021.

Di jelaskan fredy, bahwa pengelolaan keuangan desa suka maju dapat di curigai menyimpang, sebagai pintu masuk penegak hukum untuk menyelidiki dugaan penyimpangan dapat memulainya dari hal yang paling sepele seperti belanja alat tulis kantor, sebab di tahun 2018 untuk belanja ATK saja, desa ini menghabiskan uang sebesar Rp.12.000.000 dalam setahun.

Terkait masalah ini kami dari pengurus LSM-PBH akan melaporkan Pengelolaan keuangan desa suka maju kecamatan air nipis Sejak tahun 2018 hingga tahun 2020 ke penegak hukum seperti, Polres bengkulu selatan, kejari bengkulu selatan bahkan akan kita tembuskan ke bengkulu dan jakarta.tegas peredy

Sementara Suprianto,S,IP selaku kepala desa suka maju, saat di konfirmasi awak media ini melalui pesan singkat WA dan sms di nomor 08237XXX hingga berita ini di terbitkan belum memberikan tanggapan.

iqbal juniko bengkulu selatan www.netizen62.net.

Untuk melhat berita ini secara visual, silahkan klik akun youtube : https://youtu.be/s993FH6helQ

Berita Lainnya